Purwakarta, Jawa Barat — Babinsa Desa Pasirjambu Koramil 1902/Plered, Koptu Rafli, melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan (Ketahanan Pangan) di wilayah binaannya, Minggu (20/9/2026) pukul 09.38 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berlokasi di Kp. Cimahi RT 10/RW 03, Desa Pasirjambu, Kecamatan Maniis, dengan melibatkan Gapoktan Sri Rejeki.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui kewilayahan untuk mendukung masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Rafli turut berkomunikasi dengan kelompok tani serta memantau aktivitas pertanian di lokasi.
|
Baca juga:
Ketahanan Pangan
|
Koptu Rafli mengatakan, pendampingan Hanpangan merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam mendukung produktivitas pertanian.
«“Kami akan terus mendampingi dan membantu masyarakat, khususnya para petani, agar kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik. Pendampingan ini juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan, ” ujar Koptu Rafli.»
Sementara itu, Danramil 1902/Plered Kapt. Arm. Wahyu Widodo menyampaikan bahwa pendampingan Hanpangan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat.
«“Kami mendorong para Babinsa untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya kelompok tani. Dengan adanya pendampingan secara langsung, diharapkan kegiatan pertanian dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ” ungkap Kapt. Arm. Wahyu Widodo.»
Komandan Kodim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P. menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ketahanan pangan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan dalam mendukung program pemerintah.
«“Kegiatan pendampingan Hanpangan merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat. Kami berharap para Babinsa terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan, sehingga ketahanan pangan di wilayah dapat terus ditingkatkan, ” kata Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P.»
Selanjutnya, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati menyampaikan bahwa keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan pertanian merupakan salah satu upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
«“Pendampingan yang dilakukan aparat kewilayahan hendaknya terus dilaksanakan secara humanis dan konstruktif, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan, ” ujarnya.»
Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan kewilayahan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat setempat maupun pihak-pihak yang melaksanakan kegiatan di wilayah tersebut.
Dengan adanya pendampingan Babinsa, diharapkan komunikasi, koordinasi, serta hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan nyaman dalam setiap aktivitas masyarakat, " kata Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han

Rafly